Personal Blog Ihsan Fauzi Rahman, SH

Beranda » Uncategorized » Bisnis- Keberanian lho…

Bisnis- Keberanian lho…

Follow me on Twitter

Bisnis dimulai dengan Berani

Fenomena menakutkan dalam Dunia Bisnis adalah kegagalan, kepailitan atau kebangkrutan, takut memulai usaha, takut modal tidak kembali, takut dengan biaya iklan yang mahal, takut produksi gagal, takut dengan kompetitor dan produk barang atau jasa yang kita jual. Takut menyita semua harta dan aset. Dan takut itu semua muncul dari diri-diri sendiri. Masyarakat kita lebih memandang mulia dengan interprenership (gaji bulanan dari atasan). Daya hasil datar dari jasa yang dijual. UMR lebih baik daripada hasil usaha sendiri ala enterprener-enterprener. Tentu mereka yang sukses adalah sama menikmati fenomena ketakutan luar biasa.

Kemudian, ada tugas yang harus kita peta-kan dari awal. ANALISA KENYATAAN. Diri kita harus diteliti, nilai apa saja yang ada menjadi kekurangan dan kelebihan kita dalam penerjunan bebas pada dunia bisnis. Kekuatan apakah yang kita punyai, Kekurangan apakah yang seringkali merugikan kita. Lalu analisa kekuatan lain. Analisa sebesara banyak modal yang kita miliki, seberapa banyak nilai kreatifitas diri kita dalam memanfaatkannya. Sudah adakah ilmu dan wawasan yang luas untuk kita memulai bisnis. Analisa seberapa banyak kemungkinan melaju dan terhambat dari kenyataan kita sendiri.

Langkah Strategis selanjutnya adalah Bangkit dan bangun dari Ketakutan. Analisa dengan benar apa yang ada dalam diri kita, apa yang ada dalam group bisnis kita lalu kita harus memulai langkah keberanian untuk berbisnis. Kita mulai bertransformasi dari interprener menjadi enterprener. Dari digaji orang sampai menggaji orang. Bangkitlah dengan kekuatan diri, minimalisir segala kekurangan dan resikonya terhadap bisnis kita. Munculkanlah banyak langkah kreatif nan cerdas. Rasulullah adalah orang yang berani untuk berdagang, berani untuk belajar hingga dia cerdas dalam menjalankan usahanya, terpercaya dengan berani jujur dan amanah atas perdagangannya. Berani membaca diri dan membaca orang lain dalam kepentingan bisnisnya. Jika kita bisnis tanpa berani, kegagalanpun takan kita dapatkan, terlebih solusi dan keuntungannya.

Bumbu dalam bisnis selanjutnya adalah Berani dengan kreatifitas yang tinggi. Berani dengan semangat inovasi mencipta yang beraroma wangi dan segar di mata kebutuhan konsumen. Dunia ini Allah ciptakan sangat kaya dan luas, hanya kreatifitas dan sikap inovatif yang dapat meluaskan galian kita dalam menikmati dan memanfaatkan kekayaan ilahi ini. Dan Allah memberikan keuntungan lebih bagi yang mau berfikir. Berani berfikir, berani berusaha dan berani bermanfaat. Mulailah Bisnis dengan berani, sesuaikan ritme diri dengan kekuatan yang ada pada diri dan pada situasinya. Kami tidak tahu seberapa kuat dan lemahnya nilai keberanian anda, tapi andalah yang memutuskan, seberapa beranikah anda memutuskan merubah hidup menjadi lebih baik, menjadi lebih untung, menjadi lebih bermanfaat!

IFR


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: