Personal Blog Ihsan Fauzi Rahman, SH

Beranda » Uncategorized » Bisnis Keripik Singkong, Kemasan Plastik Biasa digugat Kemasan Modern!

Bisnis Keripik Singkong, Kemasan Plastik Biasa digugat Kemasan Modern!

Follow me on Twitter

Bisnis Kripik Singkong, kemasan Plastik biasa digugat Kemasan Modern.

Faktanya!, Kripik hampir disukai oleh semua kalangan. Terlebih rasa pedas dengan ragam rasa lainnya, bahannya semua sama. Singkong dari tanah. Singkong yang ditanam para petani. Singkong yang sangat murah harganya. Singkong yang sangat mudah didapatkannya. Dari kesamaan sumber produk, tapi banyak pengusaha kecil-menengah dan besar bisa menjual dalam hasil produk yang beragam.

Kita masih bisa mendapati Keripik singkong di warung-warung kecil, kemasan yang biasa. Dari plastik bening yang murah. Semua dikemas murah dan bahkan dijualnya pun secara murah. Kemasan dan harga biasa ini dikonsumsi oleh pasar menengah ke bawah. Namun, kemasan plastik bening ini jarang diminati oleh pasar menengah ke atas. Manusia yang naik dan berkembang derajatnya, akan meninggalkan kemasan plastik ini. Padahal, dari kemasan yang biasa tersebut, penjual mengharapkan barangnya bisa terjual dengan cepat dan perputaran uang bisa lebih cepat. Mereka tidak mengambil untuk yang besar (saking baiknya sama pembeli). Dengan Kemasan Plastik bening ini, keuntungan yang didapatkan hanya kecil, karena jika kemasan ini dijual mahal. Maka tentu akan tertolak dengan sendirinya.

Hari gini sudah banyak berbeda. Pasar yang disenangi Konsumen pun berubah-ubah. Tak perlu mengukur dan mendalami bertahun-tahun. Dalam waktu harian atau bulanan, persepsi masyarakat terhadap sebuah produk bisa saja berubah sangat cepat. Konsumen seperti manusia yang menggugat inovasi dan kreasi para pengusaha semua produk yang akan dijual.

Modernisasi Kemasan Keripik singkong mulai marak dalam beberapa Tahun terakhir ini. Kita bisa membaca Keripik singkong Maicih dan kawan-kawannya yang menawarkan branding dan kemasan lebih modern. Atau kita bisa melihat kemasan-kemasan yang Keripik Singkong yang berada di super Market. Atau pasar-pasar yang lebih elit sesuai tempat penjualan. Tentu harga jual dari hasil kemasan Produk ini sudah dipastikan jauh lebih mahal, tapi diminati pasar. Faktanya, hari ini konsumen lebih terpedaya dan menikmati lebih dalam sebuah kemasan. Sebuah ide inovasi dan pengemasan produk. Sekalipun kemasan biasa itu jauh lebih murah, tapi kemasan modern telah menjadi style konsumen untuk memilihnya.

Dari dua kondisi diatas, kita bisa membedakan. Zaman sekarang sangatlah bernilai jika sebuah produk biasa kita hiasi dengan inovasi dan kreatifitas akan berubah menjadi produk yang bernilai dan luar biasa. Inovasi dan Kreatifitas tersebut lahir dari sebuah pembacaan dan pendalaman perilaku konsumen yang cepat berubah. Produk branding akan disenangi jika produk tersebut dapat memenuhi kebutuhan rasa dan inovasi yang diharapkan. Kompetitor lain semakin lebih canggih dan tentu ini menjadi konsekuensi logis untuk penjual supaya tidak terjatuh dan tetap mengikuti ritme kompetisi pengembangan Produk.

Asalnya tetaplah singkong, tapi hasil produk jasanya bisa menjadi pembeda. Sejauh mana mereka memaknai dirinya sebagai manusia yang inovatif dan kreatif.

IFR


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: