Personal Blog Ihsan Fauzi Rahman, SH

Beranda » Uncategorized » manusia suka keberbaruan

manusia suka keberbaruan

Follow me on Twitter

Manusia suka yang baru, serba baru. Baik penyifatan atau kata kerja. Hal Yang Baru adalah sesuatu yang disukai. Baru Beli, Baru liat, Baru makan, Baru pakai, Baru terbit dan Baru-baru lainnya. Rata-rata otak manusia suka terhadap hal yang baru. Ya, Termasuk Tahun Baru yang kita
lalui.

Pembaharuan dan Pembaharu, Diperbaharui serta diperbaharukan, baru tadi dan baru kemarin, Barang Baru, Harta Baru, Jiwa Baru, Pasangan Baru, Anak Baru banyak penyifatan dan makna lain dari hal yang baru.

Ke-Baru-an mempunyai Konsekuensi logis dan tetap. Meninggalkan Konsep lama, bekas, dan sudah terjadi. Katanya kita menghadapi angka penunjuk tahun yang Baru, lebih 1 setiap 365 Harinya. Bermakna bahwa Tahun sebelumnya tak terulang lagi, Tak terucap sama lagi sebagai tahun, Hal Yang lama sudah tergantikan dengan hal yang Baru. Dan Yang Baru, terus hidup sesuai masa nya yang teratur, dana akan tergantikan lagi dengan yang lebih baru. Siap- ataupun ga siap, mau ataupun ga mau. Ke-baru-an mengikuti siklus nyata yang tertAnggal maupun yang sporadis melanda manusia. Otak dan Hati membaca dan mengolah Kebaru-an berdasarkan imun pembaruannya.

Hari yang berlalu, bertanda kita telah menjalani hari yang baru. Selasa adalah hari baru setelah senin. Memutar selama 7x dengan sistem tanggal yang berbeda. Pula yang kita lakukan, baik dan buruk akan termaktub dalam sistem sikap baik-buruk manusia yang diberikan hal yang sama dari aturan panjangnya waktu. Sejauh mana Manusia menikmati masa yang baru. Kita Bisa melihat juga, banyak manusia yang menggap semu sesuatu yang baru. Waktu Yang baru pertanda Kesempatan lagi. Untuk naikan Kualitas Hidup dalam mem-baharukan hidup itu sendiri.

Kadang, Banyak diri yang tidak menyadari kebaruan dan ketidakbaruan dalam hidupnya sendiri. Sebagian diri lain, menganggap kebaruan itu sangat berharga dan bermakna ganda dalam posita kehidupan. Ya, itulah bodohnya jiwa menanggapi hal yang baru.

Engkau tiada perlu takut pada hal yang baru melandai anda. Anggaplah itu dari anugrah yang mencipta tubuhmu dari ketiadaan, diperbaharui dengan perkembangannya. Resapi dan Nikmati banyak hal dari ke-baru-an yang terjadi pada hidupmu.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: