Personal Blog Ihsan Fauzi Rahman, SH

Beranda » Uncategorized » Terjebak atau Melesat

Terjebak atau Melesat

Follow me on Twitter

Terjebak atau Melesat

by Ihsan Fauzi Rahman on Tuesday, May 10, 2011 at 7:48am
Yang Muda, yang berkembang dalam masa. Saat transisi anak kecil untuk dewasa. Manusia ternyata berubah. Tapi bukan pada teori evolusi. Namun, Manusia adalah manusi, makhluk ciptaan Allah yang tercipta dari tanah. Bukan dari cahaya atau api yang peruntukannya untuk malaikat dan syaithan. Allah tiada ragu mengamanahkan dunia ini. Untuk manusia, dengan semua tabi’at dan pola fikirnya. Dalam keseluruhan hidup manusia. Ada masa yang paling besar pengaruhnya. Masa muda, masa awal kita belajar dewasa.

Tuntutan kepada manusia ternyata dibebankan kepada masa muda. Muda itu awal kita dihitung amal. Mudawan dengan mimpi besar, mudawati dengan datangnya haid. Tanda ilahi itu menandakan manusia mempunyai catatan. Catatan untuk akhirat, semua kebaikan dan kejahatan terekam dengan super detail high quality tiada tanding dan lupa oleh Malaikat pencatat Amal. Allah tentunya sudah mempersiapkan dua tempat tujuan, kontradiksi dan kontraposisi. satu nikmat dan satu adzab. Satu indah dan satu pedih. Surga dan Nerakanya.

Masa Muda adalah masa perkembangan. Ternyata pergulatan awal fikiran dan hati terjadi pada masa ini. Semua menjadi liar. Kepolosan tiada pengalaman menjadi dasar keliaran sang muda. Hari ini, yang muda memperlihatkan liar sikap dalam pergaulan. demoralisasi dan dehumanisasi menjadi alur yang sedang digulati. Hedonisme menjadi wadah keliaran yang tumbuh subur menghasilkan karya-karya negatif untuk kaum muda. Yang Muda lah yang melakukan itu, hari ini dan sedang dilakukan. Semakin hari, semakin canggih akan keliarannya. Yang Muda yang berkarya. karya merusak dan memperusak keadaan.

Ada sedikit harapan, kalaulah yang muda ternyata bisa liar, banyak akal dan banyak cara untuk menumpahkannya dalam karya negatif. Maka suatu saat nanti asumsi ini menjadi terbalik. Yang muda akan liar, penuh akal, dan cerdik cara dalam menumpahkannya dalam hal positif. Yang Muda pada alam ideal tersebut memahami masa. Bahwa masa muda adalah masa perkembangan. Masa yang mengubah semua kebiasaan dengan semua pembelajaran baru. Genetik mendukung semua perkembangan tersebut. Muda mempunyai kekuatan lebih. Juga inisiatif lebih. Lebih polos daripada yang dewasa, atau lebih jauh melangkah dari yang balita.

Lingkungan. Hari ini berpengaruh kuat akan kejiwaan yang muda. Dia melingkupi semua perbuatan si muda. walaupun diakui olehnya. Yang muda bisa saja merubah lingkungan itu sendiri. baik itu lingkungan netral terhadap arah positif. maupun netral ke siklus negatif. Yang muda bisa melakukan itu semua. karena yang muda masih ada kekuatan. kekuatan untuk merubah dan merubah. Liarnya sikap menjadi awal pola yang muda.

Tapi berkembang itu tiada mudah. Tidak seperti ayam yang bisa hidup, makan dan besar hingga bertelur. Muda dalam manusia adalah masa yang tiada mudah didefinisikan. hal burukpun hari ini dikuasai oleh yang muda. begitupun sebagian kecil yang baik. juga tak sedikit yang acuh akan kesadarannya terhadap kehidupan. juga tak sedikit ragam sikap yang muda. Entah karena kurang pembelajaran. atau sikap muda yang salah tempat dalam sebuah lingkungan perkembangan. Semua ragam itu tidak melepaskan semua tanggung jawab yang muda. Yang muda tetap harus berkarya. Karya positif, karya negatif, Karya acuh, Karya mempersulit hidup banyak orang. Karya mempermudah, atau semua karya yang statuta ataupun karya kebiasaan yang tanpa nama.

Dunia ini sudah saatnya dipelajari. Yang muda harus peka terhadap lingkungannya. Lingkungan pendidikan, lingkungan sosial, lingkungan politik, lingkungan budaya, lingkungan ekonomi juga lingkungan lainnya. Jika ada kerusakan maka yang muda harus mengisi dengan perbaikan. Walaupun tak sedikit peran yang muda hari ini ternyata memperburuk suasana lingkungan dengan semua ragamnya. Polos, Liar dan Full kreatifitas. tetap sikap pemuda. namun entah dimana semua sikap masa ini ditumpahkan. Banyak yang muda melupakan hakikat dirinya. Lingkungan dilupakan karena banyak yang muda lupa akan dirinya. Kasian yang lain, egoistis yang muncul ternyata menghembuskan penderitaan dan pengrusakan terhadap semua lingkungan dalam ragamnya.

Yang muda perlu bimbingan. Yang muda perlu tuntungan. Yang muda perlu Hidayah. Yang Muda perlu Taufik. Yang muda perlu pendidikan, generalisasi keilmuan layak diberikan kepada yang muda. Memang yang muda yang perlu ditata ulang, Karena legal posisi yang strategis. Untuk kebaikan dan keharmonisan hidup. Yang muda dilarang lupa akan Tuhan. Yang muda dilarang merusak. Yang muda dilarang mendustakan hakikat dirinya. yang muda dilarang hidup dalam potret negatif. Yang Muda dilarang lemah. Lemah akan ujian dan tantangan yang ada. Yang Muda dilarang jahat. Yang Muda dilarang musyrik. Semua Kewajiban dan larangan yang Muda adalah tujuan untuk kehidupan. yang Muda akan berdaya guna dengan semua nilai-nilai kebaikan. begitu juga sebaliknya. begitu juga sebaliknya.

Allah memberikan kepada yang muda banyak kesempatan untuk belajar. banyak hikmah untuk digali. banyak keajaiban-keajaiban hidup yang harus dicari. semua untuk disyukuri. syukuri dengan memahami hakikat diri sendiri. yang muda punya tanggung jawab. yang muda punya satu makna hidup untuk kebenaran.

Mudah-mudahan Allah menaungi yang Muda, Muda dalam kesempatan baikNYA.
Ya Allah, tuntunlah kami kepada jalanMU, bukan jalan keliaran yang kami ciptakan sendiri. Tutuplah kelemahan kami dengan semua HidayahMu. Keliaran kami, Mudawan dan Mudawati atas Izinmu jika tersampaikan pada kebaikan hidup. Kerusakan dan Kerusakan ini adalah kekhilafan kami dan keingkaran kami. Ampunilah kami…
🙂

Islamic Eco digi scholl_10 mei 2011


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: