Personal Blog Ihsan Fauzi Rahman, SH

Beranda » Uncategorized » Puisi tanpa makna

Puisi tanpa makna

Follow me on Twitter

Puisi tanpa makna

by Ihsan Fauzi Rahman on Wednesday, April 6, 2011 at 12:25pm
Huh, Sekedar menabur benih kegandrungan
Tanda meriahnya pasar dengan rasa kegundahan
Ada yang menunduk dengan keberanian
Ada yang cari perhatian dengan ketakutan

Baju hati terbuka, karena kedinginan senang
Pintu Itak ditutup oleh panasnya kebahagiaan
Realitas mengecil dari sang cakrawala
Mimpi buta melebar, menuai asa dan cita dosa

Entah apa yang terjadi
Kulit tak berwarna, tak punya identitas
Jiwa tak bermakna…
Muka pun malu melihat cahaya
Hati terselubung,
bahagia dengan kebohongan

Tapi ada satu yang bermakna
Naluri dan fitrah yang bercinta
Menikmati Rasa kabut dan coklat
antara asa dan nyata..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: