Personal Blog Ihsan Fauzi Rahman, SH

Beranda » Uncategorized » MESSAGE From Sepuh PPI 04 Cianjur II

MESSAGE From Sepuh PPI 04 Cianjur II

Follow me on Twitter

MESSAGE From Sepuh PPI 04 Cianjur II

by Ihsan Fauzi Rahman on Monday, August 1, 2011 at 10:11am
31 Juli 2011, Ba’da Isya dalam kultum sebelum shalat Tarawieh.
Ustad Ahmad, sepuh kita di Pesantren Persis Cianjur. Umurnya sudah lebih dari 70, namun semangatnya bak Pemuda yang mempunyai spirit kuat dan tegar dalam menjalani kehidupan. Ku lihat setelah ba’da shalat isya, beliau maju menjadi khotib, memberikan wejangan untuk bekal di Bulan Ramadhan yang akan dinikmati esok hari, saya ringkas sebagai berikut:
“وَأَن تَصُومُوا خَيْرُُ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ”
Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.
Itulah yang diungkapkan dalam pembukaannya, Berpuasa lebih baik (tafdil), kebaikan yang tiada tertandingi, semua terasa lebih baik dari kebiasaan belaka. dalam ayat tersebut, selain tafdil juga terdapat Syartiyyah,(Huruf IN) syartiyyah puasa lebih baik itu dengan ta’lamun_mengetahuinya.

Puasa yang lebih baik itu, dilandasi dengan pengetahuan, pemahaman dan pemaknaan akan Puasa tersebut. Mengetahui itu telah menjadi syarat. Syarat untuk kebaikan dalam berpuasa. Jika berpuasa tanpa sikap mengetahui, maka puasa itu akan menjadi sebuah kebiasaan yang tanpa kebaikan yang berlebih. Puasa tanpa pengetahuan adalah puasa yang terlanda kenikmatan biasa. Lapar itu lapar, haus itu haus, menahan segala itu menahan segala. Tanpa pemaknaan nikmat yang ada didalamnya. Terlihat sia-sia jika manusia tiada menikmati segala keberkahan dari setiap detik, perlakuan, perkataan juga semuanya dari puasa. Layaknya angin yang mudah hilang ditelan kebiasaan kita merasakannya. Sikap manusia yang memandang biasa itu bahaya. Karena Allah menyediakan banyak hal LUAR BIASA untuk dijalani oleh manusia. Entah itu pengaruh dari budaya, ataupun secara internal umat muslim kurang mendalami apa arti menjalani ibadah.

Namun, Jika kita memenuhi syarat. Berpengatahuan dalam puasa, mempunyai pemahaman hingga selalu mempelajarinya. Maka kata “KHAIrUNaliaz kebaikan yang sangat luar biasa akan diraih. jika manusia belum tahu dan mengetahuinya, maka wajib dia mempelajarinya. Syarat adalah syarat. Dia harus dipenuhi, supaya yang dibalik syarat itu kita dapati. ta’lamun, ta’lamun, ta’lamun. Bukan sekedar tahu dalam kebiasaannya. Tapi manusia selalu meningkatkan diri untuk selalu menghargai dan mendalami semua tanda-tandaNya dalam bulan Ramadhan ini.

Jangan Terjabak!!!
jangan terjebak dalam budaya menganggap ringan dalam semua ucap dan sikap. Sikapilah puasa dengan sebaik-baiknya penyikapan. Allah telah memberikan Kebaikan kepada manusia, bahkan yang lebih baik dengan syarat-syarat yang Allah gariskan juga.

KETAHUILAH!!!
Ketahuilah, fahamilah, dan nikmatilah makna dari puasa tersebut. Tingkatkan sikap mengetahui hingga MENAMBAH IMAN kita, landaskan shaum untuk meningkatkan ketaqwaan kita padanya. Bertambah dan selalu bertambah kebaikan untuk kalian. Mudah-mudahan shaum yang kita lewati, dilandaskan pada peningkatan kualitas diri dihadapanNYA.

Singkat kata, karena hanya kultum. Bertahun-tahun kutipan itu selalu beliau ungkapkan dalam banyak hal kesempatan. Semangatnya memancar gencar, mengelabui hitungan umurnya. Beliau mengibaratkan, keabadian Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, sebagai arah menuju shirotol Mustaqim, di setiap tahun terbukti benar. Bahwa manusia harus selalu diingatkan, kata-kata dalam Al-Qur’an itu menjawab semua permasalahan dalam kehidupan manusia.

Karena umurnya yang sudah berbilang, seperti biasa, sang ustad memberikan kesempatan untuk memimpin shalat kepada yang muda, beliau sadar diri. fisik sudah mengisyaratkan keterbatasan, tapi yang beliau ingatkan kepada kami layaknya ketidakterbatasan, karena Ayat ilahi yang beliau sarikan.

Wawlahu A’lam bisshawab..
IFR


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: