Personal Blog Ihsan Fauzi Rahman, SH

Beranda » Uncategorized » Oleh-oleh dari Ilmu Hukum UIN Sunan Gunung Djati Bandung (Rekomendasi)

Oleh-oleh dari Ilmu Hukum UIN Sunan Gunung Djati Bandung (Rekomendasi)

Follow me on Twitter

by Ihsan Fauzi Rahman on Friday, April 23, 2010 at 9:51pm

Ilmu Hukum UIN Bandung masa lalu, sekarang dan masa depan, pantulannya untuk Ilmu Hukum UIN JAKARTA

Jurusan Ilmu Hukum yang tergabung alias terdaftar dalam Fakultas Syariah di UIN Sunan Gunung Djati Bandung itu didirikan pada tanggal 21 April 1998. Berada dalam naungan Fakultas Syariah dalam nuansa IAIN. sebelum tahun 2003-2004 diubah menjadi Fakultas Syariah dan Hukum dengan perubahan IAIN menjadi UIN. Ilmu Hukum di Universitas Islam negeri, adalah yang pertama di Indonesia. Dengan Muatan hukum konvensional, ini menjadi back up-an dari kesyariahan di UIN. Jika berhasil lulus, maka gelar akademik yang akan didapat tetaplah sarjana hukum, SH, namun bedanya kita dibawah fakultas Syariah dan Hukum, sedangkan pengakuan itu banyak didapat dan dikenal only fakultas Hukum.
Tahun 2002, Jurusan Ilmu Hukum di UINBDG mengalami pasang surut, hingga jurusan ini ditutup dari fakultas Syariah, dengan berbagai alasan. Namun tahun 2005 jurusan ini kembali dibuka, hingga sampai sekarang mencapai 5 angkatan dengan alumni baru satu angkatan. Jurusan ini banyak diminati, namun rektorat membatasi jurusan ilmu hukum hanya sebatas untuk 3 kelas, tidak lebih dari itu.
Awal Tahun 2005, sesaat dibuka kembali jurusan ini, banyak pengorbanan yang ditorehkan, Mahasiswa ilmu hukum memulai dengan inisiasi terbaik, hingga membentuk pola juang dan rencana strategis untuk perjuangan ilmu hukum di masa depan, tercakup di dalam fakultas syariah dan hukum , mereka dipandang sebelah mata oleh pihak fakultas, bahkan rektorat sekalipun. Birokrasi yang cukup rumit karena statusnya hanya jurusan, pemerataan yang seharusnya dijadikan muatan fakultas, maka mereka merasa terpanggil oleh ide dari kondisi tersebut, yaitu MENJADIKAN ILMU HUKUM SEBAGAI FAKULTAS YANG MANDIRI, ITU HARGA MATI!!, Mahasiswa yang tergabung dalam HIMA IH (Himpunan Mahasiswa Ilmu Hukum) membuat pola barisan lurus, gerak aksi terprogram, dimulai dari diskusi kecil-kecilan hingga menyebarkan kehangatan semangat kebersamaan, hingga audiensi ke berbagai pihak, mulai pada dosen, guru besar, pihak jurusan, pihak dekanat, hingga pihak rektorat UIN SGD.
Namun Usaha tersebut masih belum mendapatkan respons positif, bahkan berbada negatif dengan berbagai alasan yang kurang dapat diterima hingga timbul aksi lanjutan, Mahasiswa mulai turun ke depan gedung rektorat, berkali-kali menyuarakan harga mati untuk fakultas hukum, hingga tercatat tahun 2006 mereka dapat mengepung rektorat dan menyegel gedung Rektorat.
Rektorat pun tak mampu berkutik lagi, melawan arus mahasiswa penuh perjuangan memperjuangkan haknya melalui pola positif hingga menyetujui ide memisahkan jurusan ilmu hukum menjadi Fakultas tersendiri, yaitu Fakultas HUKUM, hingga di musyawarah rektorat, dibentuklah oleh fakultas tim perumus fakultas Hukum yang sebagian besar dari pihak jurusan ilmu ukum itu sendiri.
hanya 5 angkatan yang tercatat di 2010 ini, alumni nya pun baru hanya satu angkatan, SDM belum memadai, namun keadaan tersebut tidak menurunkan semangat juangnya, Mereka tetap berupaya keras melalui kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan oleh para Mahasiswa, para dosen pun berjuang extra mendampingi Mahasiswa untuk menjadikan Jurusan Ilmu Hukum sebagai Fakultas tersendiri, walaupun BAN PT, memberikan akreditasi nilai C, mereka tetap selalu berupaya memperbaiki dan meminimalisir segala kekurangan dengan usaha yang maximal. hingga pengakuan pun datang dari berbagai pihak, hingga ada cetusan “Mahasiswa ILMU HUKUM DISEGANI”, itulah kenyataan. Apresiasi positif bagi orang-orang yang memperjuangkan haknya.
itulah ikhtisar singkat wawancara kami bersama teman-teman mahasiswa ilmu hukum, bahkan kami disambut oleh NANANG, sebagai ketua HIMA IH dengan diskusi-diskusi kecil, hingga kami tercengang dengan keramahan Bpk. Ketua Jurusan yang hangat menyambut kami, juga dengan ketua HIMA IH Angkatan pertama, bahkan kami direncanakan bertemu dengan guru besar,namun itu tidak terjadi, dengan alasan syar’i.

Wahai teman-teman Mahasiswa ILmu Hukum UINJKT yang saya cintai, mari kita satukan barisan kita, optimalkan untuk kebaikan bersama, bersatu untuk membentuk pola langkah terindah, terbaik hingga terbentuk alur-alur positif terhadap ahwal yang baik bagi ilmu hukum dan dijalankan dengan semangat kebersamaan.
Kita Sama-sama perjuangkan dengan rencana baik langkah yang lexibel, hingga dapat dijalankan dengan seksama.
Mudah-mudahan tulisan ini dapat menggugah motivasi diri kita untuk ilmu hukum tercinta. Maaf jika ada hal yang kurang sopan, inilah oleh-oleh kami dai lawatan ngebolang kami ke Universitas Islam Negeri Bandung, kami
Ihsan, maul, zaki, gagat, sadam, wildan, imam, arif, farhan, abdul, mukhtar, dani, imam.
Alhamdulillah


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: